Home / Semasa / [VIDEO] Selepas Tahu Suami Nak Khwin Lain, Isteri Tekad Rob0h Rumah Yg Dibina Atas Tanah Mentua

[VIDEO] Selepas Tahu Suami Nak Khwin Lain, Isteri Tekad Rob0h Rumah Yg Dibina Atas Tanah Mentua

SEBAIK saja berkahwin, kehidupan seseorang itu akan berubah. Mana tidaknya daripada hidup seorang kini berdua, daripada mempunyai sebuah keluarga kini sudah mempunyai dua keluarga.

Hubungan menantu & mertua selalunya akan berbeza pendapat. Seringkali menantu yg tdk menyukai mertua atau sebaliknya. Bahkan, banyak yg berlaku akhirnya hubungan antara anak & orang tua bermasalah k3rana ketidaksefahaman mertua & menantu.

Mungkin perbezaan zaman, terdahulu isteri akan berdiam diri & akur sekiranya suami selingkuh di belakang tapi hari ini kaum wanita lebih berani bersuara malah bertindak utk melakukan sesuatu di luar jangkaan.

Difahamkan, pasangan suami isteri ini tinggal beransingan (PJJ) k3rana kekangan kerja. Dengan tindakan berani yg dikatakan ber4ng dengan suaminya selingkuh & mahu kahwin lagi, dia telah mengupah khidmat jentera berat utk merobohkan sebuah rumah mewah yg merupakan kediaman tetap mereka.

Wanita itu akui langsung tdk menyesal dengan keputusan terbabit k3rana terlampau ger4m dirinya dikhianati hidup-hidup. Rumah yg kelihatan mewah itu dikatakan dibina secara berperingkat selama 5 tahun berturut & dianggarkan bernilai RM 87,000.

Pasangan itu cuba mencari penyelesaian damai namun menemui jalan buntu sehingga mencapai kata sepakat utk merobohkan rumah tersebut yg di bina diatas tanah orang tua.

Mereka beranggapan sama-sama sudah tiada hak utk memiliki rumah tersebut k3rana telah berpisah & rumah tersebut bukan dibuat atas nama persendirian.

Seeloknya, kita sebagai pasangan suami isteri perlulah saling bertolak ansur menjaga keharmonian rumahtangga utk mengelakkan prkara yg tdk diingini berlaku.

Nasihat Bersama, Adab Bercerai bagi Suami

Mengingat talak hanya bisa dijatuhkan oleh suami, maka suami harus menjaga adab bercerai supaya jangan sampai ia melukai sang istri. Berikut adalah beberapa adab yg perlu utk dijaga oleh mereka yg hendak menjatuhkan talak kepada istrinya, sebagaimana disebutkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya ‘Ulumiddin.

Pertama, menjatuhkan talak ketika sang istri pada masa suci, yg pada masa suci itu belum terjadi persetubuhan di antara keduanya. Karena apabila talak dijatuhkan pada masa haid atau pada masa suci yg telah terjadi hubungan badan, maka akan membuat masa ‘iddah perempuan berlangsung lebih lama, sehingga dapat semakin memberatkan bagi perempuan.

Diceritakan bahwa Ibnu Umar pernah menjatuhkan talak kepada istrinya yg masih berada pada masa haid. Ketika mendengar berita tersebut, Rasulullah Muhammad Saw. memberikan instruksi kepada Sayyidina Umar supaya memberitahu anaknya utk merujuk kembali istrinya, lantas menunggu beberapa saat jika besikeras tetap ingin mentalaknya.

Adapun faidah dari perintah Nabi utk bersabar menanti selama dua kali masa suci setelah merujuk istri ialah supaya tujuan dari rujuk itu bukan hanya utk mentalak kembali semata. Juga memberikan kesempatan ketika ingin mengurungkan niatnya utk bercerai.

Kedua, mencukupkan dengan talak satu saja, serta tdk mengumpulkan tiga talak dalam satu ucapan. Karena sebenarnya dengan talak satu saja sudah bisa menyampaikan ap4 yg dimaksud, yakni bercerai.

Selain itu juga dapat diambil faidah utk merujuknya setelah selesainya masa ‘iddah, jikalau seorang suami tadi merasa menyesal atas talak yg telah dijatuhkannya, & istri bersedia menerimanya.

Berbeda halnya apabila langsung dijatuhkan tiga talak sekaligus, selain dapat lebih menyakiti hati perempuan, juga akan membutuhkan proses yg lebih panjang utk dapat merujuknya.

Ketiga, lemah lembut dalam menjatuhkan talak maupun menyampaikan alasan. Bukan dengan cara kasar & bengis, sehingga dapat melukai perasaan seorang istri. Lebih lanjut Imam al-Ghazali menambahkan bahwa, hendaknya suami memberikan hadiah perpisahan kepada istrinya, sebagai pelipur lara & penghibur atas rasa sakit yg diderita oleh istri akibat perceraian.

Kita semua paham, bahwa perpisahan dengan seorang yg dikasihi merupakan hal yg sangat menusuk perasaan. Sehingga sudah selayaknya, seorang lelaki yg baik, memberi pelipur lara kepada orang yg telah berjasa kepadanya & menemani hari-harinya.

Keempat, tdk membuka rahasia istri setelah keduanya berpisah. Hal ini juga berlaku ketika keduanya masih berada dalam ikatan pernikahan. Kita tentu dapat memahami bahwasanya menceritakan rahasia pasangan–terlebih menceritakan aibnya–, merupakan sebuah penghianatan di antara dua insan yg sudah saling berjanji.

Oleh karenanya, pantas saja apabila orang-orang saleh pada zaman dahulu hendak bercerai dengan istrinya, lantas ada orang yg bertanya terkait hal yg membuatnya ragu hingga menceraikan istrinya, maka mereka menjawab, “Orang berakal tdk mungkin membuka rahasia pasangannya!”

Selain itu, jika ditanya menyangkut alasan perceraian, Imam al-Ghazali menegaskan bahwa orang saleh tak mungkin menyebarkan alasan itu. Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber  :YouTube official inews & Portal detik news & riverbed.me

Apa Pendapat Anda? Dah Baca, Jangan Lupa Komen Dan Share Ya. Terima Kasih Banyak!

PERHATIAN: Pihak admin tdk akan bertanggungjawab langsung ke atas komen-komen yg diberikan oleh pembaca kami. Sila pastikan anda berfikir panjang terlebih dahulu sebelum menulis komen anda disini.

Pihak admin juga tdk mampu utk memantausemua komen yg ditulis disini. Segala komen adalah hak & tanggungjawab anda sendiri.

Media Harian menyajikan informasi sosial kemasyarakatan & kebangsaan terkini. Video disini hanyalah sebagai referensi berbagai riset & pengumpulan data seperti foto & video dari berbagai sumber yg dikemaskini dalam bentuk entertainment. Kebenaran hanya milik Allah SWT.

الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

“Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yg ragu” (QS. al-Baqarah: 147)

Rasulullah ﷺ bersabda :”Barang siapa yg menyampaikan 1 (satu) ilmu saja & ada orang yg mengamalkannya,maka walaupun yg menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)

About admin

Check Also

Husnuzon ingatkan dagiing, wanita nangis bila tarik rupanya

rupanya mop dalam roti canai! Bila sebut pasal makan, lebih-lebih lagi kaum wanita, pastinya inginkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.